Typing Ink

Sastra

Pulau Harta Karun · Kutipan

Aku mengingatnya seolah baru kemarin. Ia berjalan berat menuju pintu penginapan, dengan peti pelautnya menyusul di atas kereta dorong. Ia lelaki ti…

Bagian · 1

Aku mengingatnya seolah baru kemarin. Ia berjalan berat menuju pintu penginapan, dengan peti pelautnya menyusul di atas kereta dorong. Ia lelaki tinggi, kuat, bertubuh besar, dan berkulit cokelat tua. Kepang rambutnya yang berlumur ter menjuntai di bahu mantel birunya yang kotor. Tangannya kasar dan penuh bekas luka, kukunya hitam dan patah, dan bekas tebasan pedang melintang di satu pipi, berwarna putih pucat yang kotor.

Sumber dan hak

Karya
Pulau Harta Karun
Edisi
Terjemahan baru dari teks Inggris
Hak
Teks asli domain publik; terjemahan baru oleh Typing Ink.

Fokus latihan

  • Irama stabil teks panjang
  1. Bagian 1

    Aku mengingatnya seolah baru kemarin. Ia berjalan berat menuju pintu penginapan, dengan peti pelautnya menyusul di atas kereta dorong. Ia lelaki tinggi, kuat, bertubuh besar, dan berkulit cokelat tua. Kepang rambutnya yang berlumur ter menjuntai di bahu mantel birunya yang kotor. Tangannya kasar dan penuh bekas luka, kukunya hitam dan patah, dan bekas tebasan pedang melintang di satu pipi, berwarna putih pucat yang kotor.

    Mulai bagian ini